Posyandu, Poskesdes dan Kelurahan Siaga di Kecamatan Magersari Ikuti Lomba Tingkat Kota Mojokerto Tahun 2016

Posted by Admin on

          Dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan masyarakat, berbagai upaya dilakukan dengan memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang ada termasuk yang ada di masyarakat. Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) diantaranya adalah Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) dan Kelurahan Siaga. Salah satu upaya yang ada yakni Kelurahan Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa ( KLB) , kejadian bencana, kecelakaan, dan lain-lain, dengan memanfaatkan potensi setempat, secara gotong royong.

           Pengembangan Kelurahan Siaga mencakup upaya untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat kelurahan, menyiap siagakan masyarakat menghadapi masalah-masalah kesehatan, memandirikan masyarakat dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat. Inti kegiatan Kelurahan Siaga adalah memberdayakan masyarakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat.


Dalam rangka evaluasi dan peningkatan Strata Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Tim Tingkat II Dinas Kesehatan Kota Mojokerto mengadakan lomba Posyandu Balita, Poskesdes/Kelurahan Siaga dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Peserta yang mengikuti perlombaan telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Mojokerto.  
         (Enam) peserta yang masuk dalam nominasi dari wilayah Kecamatan Magersari terpilih untuk mengikuti lomba tersebut, yaitu :
Lomba Posyandu Balita                       :    Posyandu Raung Merapi Kelurahan Wates
Lomba Poskesdes/Kelurahan Siaga    :    Poskesdes Kelurahan Balongsari, Poskesdes Kelurahan Wates dan Poskesdes Kelurahan Kedundung.
Lomba PHBS                                        :   Lingkungan Perbar RW 4 Kelurahan Wates, Lingkungan Gununganyar RW IV Kelurahan Gununggedangan.     
Tim juri yang teribat terdiri dari berbagai unsur yaitu Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, KBPP, Dinas Pendidikan, BPM dan TP. PKK. Kegiatan penilaian oleh tim Juri dilakukan dengan mengunjungi lokasi-lokasi peserta lomba yang pelaksanaannya mulai tanggal 13 s/d 29 September 2016.





Kegiatan penyelenggaraan lomba ini tentunya tidak hanya sekedar untuk mendapatkan juara/pemenang saja,  namun mengandung maksud dan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Mojokerto dengan melibatkan peran aktif masyarakat diantaranya masyarakat harus memiliki kesiapan sumberdaya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah- masalah kesehatan, bencana dan kegawat daruratan kesehatan, secara mandiri. Dengan kata lain, mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk sehat. (wd)