Guna Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat, Kecamatan Magersari Ukur Kualitas Pelayanan Administrasi Pemerintahan Melalui Survei Kepuasan Masyarakat

Posted by Admin on

            Mewujudkan Kota Mojokerto sebagai service city, upaya peningkatan kualitas pelayanan harus dilaksanakan secara bersama-sama, terpadu, terprogram, terarah, dan konsisten dengan memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat (pelanggan) dapat diberikan  secara tepat, cepat, murah, terbuka, sederhana dan mudah dilaksanakan serta tidak diskriminatif.

            SKPD Kecamatan Magersari dalam menjalankan fungsi pelayanan telah menetapkan Indeks Kepuasan Masyarakat  sebagai salah satu bagian dari Indikator Kinerja Utama-nya. Untuk mengukur kinerja aparatur kecamatan Magersari Kota Mojokerto dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka diadakanlah survei kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik yang telah dilaksanakan ± selama 21 hari kerja, dari tanggal 1 – 31 Agustus 2016. Survei Kepuasan yang dilaksanakan oleh Kecamatan Magersari ini merupakan kali kedua dilaksanakan. Survei yang pertama dilaksanakan pada tahun 2015 dengan hasil mendapatkan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 88,26 atau kategori “Sangat Baik ”. Berharap pada Survei yang kedua ini di tahun 2016 akan mendapatkan nilai indeks yang lebih tinggi yaitu target sebesar 90,00 dengan kategori “Sangat Baik”.


            Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dilaksanakan oleh Tim Penyusun Indeks Kepuasan Masyarakat yang ditetapkan dengan Keputusan Camat Magersari Nomor : 061/55/417.501/2015 tanggal  28 Juli 2016 tentang Tim Penyusun Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Pada Kecamatan Magersari Kota Mojokerto tahun 2016 dengan susunan tim  terdiri dari Pengarah,  Penanggungjawab, Ketua, Anggota dan Surveior.  Pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor : 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik.  Alat bantu pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, dengan pertanyaan dan jawaban yang dimintakan pendapat kepada masyarakat (pelanggan) terdiri dari 14 unsur yang relevan, valid dan sesuai kenyataan. Jumlah responden yang menjadi sasaran kuesioner ditetapkan sebanyak 150 responden, ditentukan secara acak sesuai dengan cakupan unit pelayanan Kecamatan Magersari.

            Choirul Anwar, SH., MSi., Camat Magersari mengatakan bahwa, “ Survei kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik ini dilakukan dengan maksud untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan terhadap pelayanan administrasi pemerintahan yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kecamatan Magersari, sekaligus sebagai bahan pedoman bagi kami untuk meningkatkan pelayanan kedepan dan melakukan perbaikan apabila ada kekurangan/kesalahan dalam pelayanan”. Selanjutnya beliau menekankan, “sejak awal saya tekankan pada tim bahwa walaupun survei ini dilaksanakan oleh tim internal Kecamatan Magersari, saya minta agar dilakukan secara sungguh-sungguh, tidak ada rekayasa, dengan niat baik demi peningkatan kualitas sehingga apapun hasil akhirnya agar disampaikan secara jujur apa adanya”.  

            

            Rumus penghitungan penentuan Indeks, tim pelaksana berpedoman pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: KEP/25/M.pan/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Unit Pelayanan Instansi Pemerintah. Hasil akhir penilaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yaitu (Nilai Interval Konversi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)) pada unit pelayanan Kecamatan Magersari diperoleh nilai sebesar 3,54  dengan Nilai Interval Konversi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,58 masuk dalam kategori “SANGAT BAIK”.  Ada peningkatan point Nilai Interval Konversi sebanyak 0,32 dari tahun lalu, sehingga prosentase capaian Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilaksanakan  tahun 2016 dibandingkan dengan target capaian yang dikehendaki (nilai 90,00) telah tercapai 98,43%.

            Untuk bisa mewujudkan pelaksanaan pelayanan prima diperlukan komitmen bersama , melaksanakan transparansi dan akuntabilitas, baik oleh pengambilan keputusan (top manager), pimpinan unit pelaksana dan pelaksana pelayanan publik, untuk selalu berupaya memberikan pelayanan secara cepat, tepat, murah, terbuka, sederhana, dan mudah dilaksanakan serta tidak diskriminatif. Di sisi lain, demi meningkatnya pelayanan maka kepada pengguna layanan dalam hal ini masyarakat diharapkan ikut membantu dengan cara  melengkapi syarat berkas-berkas layanan serta tidak bersifat apatis terhadap upaya-upaya peningkatan pelayanan. 

   

            Kecamatan Magersari terus berbenah, berkomitmen menghadirkan pelayanan yang PRIMA  ( Profesional, Ramah, Ikhlas, Melayani dan Akuntabel) bagi masyarakat.  Untuk mendapatkan masukan yang membangun dari berbagai pihak, Kecamatan Magersari juga menyediakan  Kotak Saran / Pengaduan yang berada di teras depan kantor Kecamatan dan menyediakan media dalam menu INTERAKSI di Website resmi Kecamatan Magersari dengan link : http://kec-magersari.mojokertokota.go.id/web/tamu. (Wd)