UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM), PUSKESMAS KEDUNDUNG BERSAMA KECAMATAN MAGERSARI SEPAKAT MEMBENTUK POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PTM

Posted by Admin on

Saat ini peningkatan prevalensi penyakit tidak menular telah menjadi ancaman yang serius, khususnya dalam perkembangan kesehatan masyarakat. Salah satu strategi yang dikembangkan pemerintah untuk mengendalikan penyakit tidak menular, yaitu dengan cara pengembangan model Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) berbasis masyarakat melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM. Kegiatan Posbindu adalah kegiatan yang melibatkan peran serta masyarakat dalam rangka deteksi dini, pemantauan dan tindak lanjut dini faktor risiko penyakit tidak menular secara mandiri dan berkesinambungan.
Guna mendukung program pemerintah tersebut diatas, Puskesmas Kedundung dan Kecamatan Magersari beserta masyarakat pada hari Rabu (20/7) bertempat di Puskesmas Kedundung sepakat untuk membentuk Posbindu di 2 (dua) Kelurahan, yakni Kelurahan Kedundung dan Kelurahan Gununggedangan.
Choirul Anwar, SH., MSi., Camat Magersari dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini penyakit tidak menular yang tertinggi di wilayah puskesmas Kedundung adalah Diabetes dan darah tinggi, sehingga untuk mengatasi hal ini perlu peranan sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui Posbindu PTM. Lebih lanjut dikatakan, bahwa dalam pencegahan maupun penanggulangan kedua penyakit tersebut dimasyarakat perlu dimulai dari keluarga sehat.
Dalam paparannya, pihak Puskesmas Kedundung menjelaskan bahwa manfaat atau tujuan dari posbindu umumnya lebih kepada meningkatkan kesejahteraan hidup bagi mereka yang sudah berumur, termasuk juga lansia dan lebih di kedepankan terhadap kontrol PTM. Biasanya dengan adanya kegiatan posbindu di masyarakat maka mereka yang memiliki penyakit diabete, DM, dll akan dapat terkontrol sehingga derajat hidup mereka akan semakin baik. Kegiatan yang biasanya sering dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan posbindu di masyarakat ini adalah pemeriksaan fisik, mulai dari urin, darah, berat badan, tinggi badan. Jika ada keluhan maka bisa dirujuk ke Puskesmas. Biasanya petugas puskesmas akan ikut membina kegiatan ini karena ini juga menjadi salah satu program UKM yang bersumber daya dari masyarakat itu sendiri.
Selain pemeriksaan ada juga kegiatan seperti senam lansia, arisan, kumpul kumpul bersama sehingga bisa menjadi tempat refershing bagi mereka yang suntuk di rumah. Selain upaya kesehatan fisik mereka juga diajak untuk hidup sehat bersama yang lain dan satu sama lain saling memberikan dorongan untuk  menjaga kesehatan masing masing.
Dalam pertemuan ini, juga menyepakati untuk membentuk 2 (dua) Posyandu Lansia baru yaitu Posyandu Lansia Kedundung Indah RW 01 dan Posyandu Lansia Kedundung Indah RW 02  (Wd)